Halaman

    Social Items

Dunia anak ialah dunia bermain. Berbagai model permainan anak yang ada di pasaran ini bisa menjadi pilihan, namun bisa mengasah daya kreasi anak paling laku di pasaran. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan semoga menjadi pengusaha mainan rdukatif yang sukses.
mainan edukasi / johancaneel.blogspot.com

Tips Memulai Usaha

  1. Melakukan survey untuk mengetahui tren yang ada di pasaran
  2. Menentukan pasar yang menjadi sasaran usaha
  3. Menentukan lokasi penjualan, missal : wilayah sekitar playgroup, taman kanak-kanak, taman kota, hingga sekolah dasar
  4. Memilih supplier, carilah supplier yang bisa menyediakan barang berkualitas dan harga yang cukup terjangkau  

Tips Memillih Mainan Edukatif Untuk Dijual

  1. Pastikan keamanan alat-alat permainan tersebut terjamin baik dari materi dan juga cara kerjanya, alasannya orang renta sangat memerhatikan hal ini.
  2. Sediakan warna yang kontras dan cerah, untuk merangsang indera penglihatan anak
  3. Anak dengan usia enam bulan ke atas lebih menyukai mainan yang berbunyi, missal: bel, lonceng dan lainnya

Strategi Pemasarannya

  1. Buat brosur dan catalog, lalu bagikan ke tempat umum, terutama tempat sekolah TK, Playgroup, maupun Sekolah Dasar, serta buat website  untuk pemasaran yang lebih luas.
  2. Jaga kekerabatan baik dengan konsumen, sebagai rujukan memperkenalkan produk ke festival lalu memberi diskon kepada pelangan semoga distributor lebih bersemangat untuk menjual produk kita.
  3. Pemasaran dan promosi door to door, lewat arisan, dan bazaar. 

Tips Menjadi Pengusaha Mainan Edukatif yang Sukses

  1. Memerhatikan sasaran usia anak yang dituju. Buatlah mainan sesuai usia anak alasannya setiap usia mempunyai kebutuhan tertentu
  2. Konsultasi pada orang yang andal wacana anak, bisa psikolog, guru atau orang tua
  3. Mengembangkan kreativitas, dengan terus berkreasi dan menonjol di pasaran tetapi juga harus mendidik
  4. Cantumkan usia pada setiap kemasan mainan. Orang renta akan merasa terbantu untuk menentukan mainan yang cocok untuk buah hatinya
  5. Cantumkan kode penggunaan yang terperinci pada kemasan, kalu perlu dengan berbentuk gambar   
  6. Memiliki tenaga yang terampil dan teliti supaya sanggup memerhatikan kondisi mainan menurut standar yang ditetapkan
  7. Berilah nama pada setiap produk semoga gampang diingat
  8. Rajin melaksanakan promosi

Spesifikasi Mainan Yang Aman Untuk Anak

  1. Catnya dihentikan mengandung timbale dan tidak luntur
  2. Jangan hingga mainan bayi atau balita berukuran kecil, gampang lepas dan panjang-panjang, alasannya sanggup dimasukkan ke dalam mulut, hidung maupun telinga
  3. Hindari penggunaan tali panjang
  4. Amplas bab ujung mainan yang runcing semoga tidak melukai kulit anak

Solusi Dari Hambatan-Hambatan

  1. Persaingan yang ketat dengan pengusaha sejenis. Untuk mengatasinya lakukan survey harga standar di daerah, bisa didapatkan harga yang kompetitif
  2. Jadilah beda ( inovatif ) dan kreatif
  3. Maraknya informasi produk mainan yang mengandung zat kimia berbahaya. Cara mengatasinya sebaiknya cantumkan pula nbahan-bahan yang dipakai dan lulus tes 

Tips Dan Solusi Mengatasi Kendala Perjuangan Mainan Edukatif

Pendidikan yang baik dan benar harus segera diajarkan ke belum dewasa sedini mungkin, terutama untuk belum dewasa dengan pendidikan Taman Kanak-kanak atau PAUD. Di usia inilah perkembangan emosi dan intelektual terbentuk dengan adanya sesuatu yang dilihat, didengar dan dibicarakan baik atau buruknya yanga gampang ditangkap oleh anak.

Tentu inilah kekhawatiran oleh orang bau tanah melihat perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Maka para usahawan ibarat Siti Aisah Farida memberanikan diri merintis perjuangan mainan edukatif untuk Taman Kanak-kanak dan PAUD. Hingga kini, ia bisa meraih omset Rp 350 juta per bulan dengan laba sekitar 25%.

Wanita alumnus Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini merelakan meninggalkan jabatannya sebagai dosen di kampus UT semenjak tahun 2000, sehabis melihat prospek bisnis edukasi ini menjanjikan. Kini perempuan yang biasa dipanggil Ida ini tinggal mencicipi manisnya bbisnis edukatif yang sudah ia jalan 25 tahun silam.

mainan edukasi / maiananedukasirumahpintar.com

Aneka Produk Mainan Edukasi

ada dua jenis yaitu mainan peraga dalam kelas dan mainan luar kelas. Untuk mainan peraga dalam kelas terdiri dari delapan subjek yaitu Sentra Agama, Sentra Alam Sekitar, Sentra Lingkungan, Sentra Keluarga, Sentra Seni Budaya, Sentra Balok Bangunan, Sentra Cilistung, Sentra Science, dan Sentra Persiapan. Dibuat banyak segmen, semoga konsumen dengan gampang menentukan mainan yang akan diambil.

Proses Produksi Mainan Edukasi

Untuk menunjang proses produksi diharapkan materi baku ibarat kayu jati belanda, kayu pinus, fiber, cat dan paku. Proses produksi memang cukup rumit alasannya yaitu diharuskan menarik dan disukai anak-anak. Contoh menciptakan Kursi Karakter :
  1. Kayu jati belanda dipotong memakai mesin jigsaw dengan diameter 30 cm x 25 cm x 55 cm.
  2. Kemudian dihaluskan dengan ampelas
  3. Perakitannya menggabungkan seluruh komponen selanjutnya dilakukan pengecatan
  4. Pemberian gambar lalu finishing

Cara Pemasaran Mainan Edukasi

Ia lebih mengandalkan jemput bola dengan menunjukkan ke banyak sekali forum pendidikan. Selain itu, media internet yang ketika ini sudah sangat berkembang sangat dalam melaksanakan pemasaran.

Ciptakan 300 Mainan Edukasi Anak Omset Rp 350 Juta Per Bulannya

Subscribe Our Newsletter